Posted by: imronhamzah | February 2, 2010

Akan Kuselami Hari Ini Dengan CINTA di Hatiku

Bagaimana ini bisa terjadi?
Mulai sekarang akan kupandang segalanya dengan cinta dan aku akan terlahir kembali.
Akan kucintai matahari yang menghangatkan tulang-tulangku;
Akan kucintai hujan yang menyucikan jiwaku;
Akan kucintai cahaya yang menerangi jalanku;
juga akan kucintai kegelapan yang memperlihatkan bintang-bintang kepadaku.
Akan kusambut kebahagiaan yang memperluas jiwaku.
Akan kupikul duka derita yang membuka jiwaku.
Akan kurawat mereka yang menjadi tanggung jawabku; juga akan kusambut rintangan-rintangan yang mengubah hidupku.

Bagaimana aku mengatakannya?
Akan kusanjung musuh-musuhku sehingga mereka menjadi sahabat-sahabatku;
Akan kubantu lawan-lawanku sehingga mereka menjadi saudara-saudaraku.
Aku akan berusaha untuk selalu menghargai mereka;
Aku tak bakal melukai mereka dengan bergunjing dan mengumbar bualan.
Jika aku ingin mencela mereka, akan kugigit lidahku;
Jika aku ingin memuji mereka, aku akan berteriak dari atas atap rumahku.

Bagaimana aku akan melakukannya?
Mulai sekarang aku akan mencintai sikap baik mereka dan memujinya sekalipun mereka berusaha menyembunyikannya.
Dengan cinta akan kuruntuhkan tembok semua kebencian dan prasangka yang mereka bangun mengelilingi hati mereka, dan di tempat itu akan kubangun sebuah jembatan agar cintaku dapat mamsuki hati mereka.

Akan kucintai cita-cita karena mereka memberiku ilham!
Akan kucintai kegagalan-kegagalan karena mereka memberiku hikmah.
Akan kucintai raja sebagai manusia;
Akan kucintai kelembutan sebagai sifat Tuhan.
Akan kucintai orang-orang kaya karena mereka pasti kesepian;
Akan kucintai orang-orang miskin karena jumlah mereka sangat banyak.
Akan kucintai kamu mudah atas keteguhan yang mereka miliki;
Akan kucintai kaum tua atas kebijaksanaan yang mereka ajarkan.
Akan kucintai orang cantik lantaran matanya yang penuh duka;
Akan kucintai orang buruk rupa karena jiwanya yang tenang.

Namun bagaimana aku akan membalas perbuatan mereka?
Dengan cinta pula. Karena cintalah yang dapat membukakan hati semua manusia;
Cinta juga yang menjadi perisai yang menahan anak panah dan tombak amarah mereka.
Kesengsaraan dan keputusasaan akan berbalik menyerang perisaiku sebagai hujan yang paling lembut.
Perisaiku akan melindungiku di gelanggang pasar dan menjagaku ketika aku sendirian.
Ia akan mengangkatku dari duku derita menuju kegembiraan yang menentramkan.
Makin ia digunakan, makin ia kuat, dan suatu hari aku bakal mencampakkannya dan berjalan tanpa beban di sela2 kerumunan manusia yang memiliki tata krama yang beragam.
Ketika itu, namaku melambung tinggi sampai ke puncak piramida hidupku.

Lalu bagaimana aku menghadapi segala yang kujumpai?
Aku hanya punya satu jalan.
Di kesunyian akan kukatakan “Aku mencintaimu” kepada mereka
Cinta yang kubisikkan dalam hati akan memancar lewat mataku, keningku, mengguratkan senyum di bibirku, dan bergema dalam suaraku;
dan cinta mereka pun akan bersemi.

Dan di atas segalanya aku mencintai diriku sendiri.
Saban kali aku melakukan sesuatu, aku segera memeriksa semua yang masuk ke dalam tubuh, pikiran, jiwa dan hatiku.
Aku tak akan memanjakan dan mengabulkan segala yang diinginkan tubuhku.
Aku akan menghargai dan manyayangi tubuhku dengan ketulusan dan kesederhaan.
Aku tak akan memenuhi pikiranku dengan keputusasaan dan nafsu setan lainnya, namun aku akan mengisinya dengan pengetahuan dan kearifan waktu.
Aku takn akan memenuhi jiwaku dengan kepuasan dan keangkuhan, namun aku akan memberinya renungan dan doa.
Aku tak akan membiarkan hatiku menjadi kecil dan dipenuhi duka cita, namun aku akan menebarkannya dan ia pun bakal tumbuh dan menghangatkan isi bumi.

Akan kuselami hari ini dengan cinta di hatiku.
Mulai sekarang akan kucintai seluruh umat manusia.
Mulai sekarang kuucapkan selamat tinggal kepada kebencian.
Pergilah dari aliran darahku, tak ada lagi waktu bagi kebencian, kini hanya ada waktu bagi cinta.
Kuambil langkah pertama untuk menjadi seorang manusia di antara manusia-manusia lain.
Dengan cinta akan kunaikkan penjualanku sampai ratusan kali lipat, sehingga aku menjadi saudagar terkaya di dunia.
Apabila aku tak punya kelebihan lain, aku bakal sukses dengan cinta itu sendiri.
Tanpa itu akan gagal sekalipun aku memiliki semua pengetahuan dan kecakapan duniawi.

Akan kuselami hari ini dengan cinta di hatiku, dan aku bakal berhasil.

Adopted from “Greatest Salesman” Perkamen II by Og Mandino

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.